Fakta Unik Gedung Sate, Bandung. Sudah Tahu?

gedung-sate-bandung.jpg
 
Saat liburan ke Kota Bandung, pastinya kamu akan menyambangi Gedung Sate. Gedung Sate sendiri merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Gedung Sate ini juga menjadi ikon masyarakat Bandung yang menyimpan beberapa fakta unik. Apa sajakah faktanya? Yuk, disimak!

1. Gedung Sate dirancang oleh arsitek asal Belanda
Menjadi ikon dari Kota Bandung, gedung yang dibangun pada tanggal 27 Juli 1920 ini dirancang oleh salah seorang arsitek asal Belanda bernama Ir. J. Gerber. Saat pembuatannya, Gerber dibantu oleh Ir. E. H. De Roo dan Ir. G. Hendriks. Pada zaman kolonial, Gedung Sate lebih dikenal dengan nama Gouvernements Bedrijven (GB) atau Pusat Instansi Pemerintahan. 

2. Terinspirasi dari bangunan zaman Renaissance
Mengutip laman Kumparan.com, desain Gedung Sate terinspirasi dari gaya bangunan Italia zaman Renaissance. Konsep itu tampak dari pemakaian elemen lengkungan yang berulang-ulang sehingga menciptakan desain yang sangat unik dan indah. Pada dinding fasadnya, terdapat ornamen seperti bangunan candi Hindu. Sementara itu, di bagian tengah bangunan induknya terdapat sebuah menara dengan atap yang bersusun. 

3. Bangunannya tahan terhadap goncangan gempa
Tahukah kamu, bangunan Gedung Sate yang dirancang oleh arsitektur Belanda ini tahan terhadap goncangan gempa, loh. Dikutip dari Kumparan.com, bangunan satu ini dibangun menggunakan banyak persendian. Karena itulah, Gedung Sate tahan terhadap gempa hingga mencapai 9 skala richter (SR). 
Wah, sangat kokoh sekali ya bangunan yang masih kuat berdiri sampai sekarang ini? So, mau melihat kekokohan bangunannya? Langsung ke Bandung, yuk! 

4. Asal usul penamaan Gedung Sate
Penasaran kenapa bangunan yang menjadi ikon Kota Kembang ini dinamakan Gedung Sate? Apakah banyak pedagang sate di sana? Nah, penamaan Gedung Sate sendiri disinyalir berkaitan erat dengan struktur bangunan dari Gedung Sate. Bagian atas bangunan yang dianggap menyerupai tusukan merupakan asal muasal ide nama Gedung Sate tercetus.
Jadi, penamaannya bukan karena banyak pedagang yang menjual sate di depannya, ya, melainkan karena struktur dari bangunan tersebut. 

Demikian beberapa fakta unik yang dimiliki oleh Gedung Sate. Bagaimana, tertarik mengunjungi bangunan bersejarah yang menjadi ikon dari Kota Kembang, Bandung ini? Jika tertarik, yuk, langsung saja ke sana saat akhir pekan dan jangan lupa menginap di  Bandung Hotel, ya!