Gedung Indonesia Menggugat, Salah Satu Saksi Bisu Perjuangan Melawan Penjajah

gedung-indonesia-menggugat.jpg

 

Ketika mendengar frasa “wisata Bandung”, kamu pasti langsung teringat dengan kuliner, wisata alam, atau wisata kekinian di mana kamu bisa berfoto sepuasnya untuk kemudian diunggah di akun sosial mediamu. Wajar saja, Bandung memang banyak sekali memiliki tempat wisata seperti itu. Bahkan beberapa hotel dekat Jalan Riau pun lokasi lainnya juga banyak yang mengambil konsep alam maupun instagramable.

Namun, tahukah kamu bahwa ternyata Bandung memiliki wisata sejarah yang akan sayang jika dilewatkan? Apalagi untuk kamu yang menyukai jenis wisata tersebut. Salah satu objek wisata sejarah yang patut kamu singgahi ketika ke Kota Bandung adalah Gedung Indonesia Menggugat.

Wah, dari namanya saja sudah jelas bahwa ini merupakan gedung bersejarah yang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia, ya? Supaya lebih jelas, yuk kita bahas sedikit mengenai sejarah “Indonesia Menggugat” terlebih dahulu.

Pada saat itu, tepatnya 22 Desember 1930, Soekarno divonis bersalah melanggar Pasal 169 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan dihukum 4 tahun penjara. Tuduhan yang ditujukan adalah Soekarno bersama rekan-rekannya membuat perkumpulan untuk menggulingkan pemerintahan Belanda di Indonesia. Pasal tersebut merupakan pasal yang umum digunakan oleh Belanda untuk memenjarakan pejuang-pejuang Indonesia melalui pengadilan. Sebelum ditahan, Soekarno membacakan sebuah pidato yang ditulisnya sendiri di balik jeruji besi, berjudul “Indonesia Menggugat”.

Lalu mengapa gedung yang berada di jalan perintis kemerdekaan No. 5 Babakan Ciamis Bandung ini dinamakan Gedung Indonesia Menggugat? Jawabannya sederhana, sebab di gedung inilah pidato tersebut dibacakan.

Gedung ini pada awalnya bernama Gedung Landraad, dibangun pada tahun 1900 dan diresmikan tahun 1917. Pada masa tersebut, gedung ini adalah Gedung Pengadilan Kolonial tempat Belanda mengadili secara hukum para pejuang Indonesia, termasuk Soekarno dan rekan-rekannya pada tahun 1930 silam.

Sebelum dilestarikan menjadi gedung bersejarah seperti sekarang, gedung ini sempat beralih fungsi beberapa kali. Di antaranya yaitu menjadi kantor Palang Merah Indonesia, Kantor Urusan Keuangan Negara, dan Kantor Jawatan Meteorologi.

Sayangnya, gedung ini berlokasi agak masuk ke dalam sehingga banyak orang yang kurang mengetahuinya. Namun jika kamu sedang berkesempatan ke Bandung, jangan lupa untuk mengunjunginya ya. Dengan begitu, kamu bisa mengenang jasa besar pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan lebih menghargai lagi jasanya.

Bagaimana? Apakah kamu jadi tertarik untuk menyambangi gedung ini?