Makanan Khas dari Suku Bugis Bone

makanan-khas-bugis.jpg
 
Suku Bugis adalah satu dari empat suku daerah di Provinsi Sulawesi Selatan. Dilansir dari Wikipedia, kelompok etnik ini datang ke Celebes atau Pulau Sulawesi dari dataran Asia, tepatnya Yunnan, Tiongkok kemudian membentuk beberapa kerajaan klasik berdasarkan letak geografisnya.

Pusat-pusat pemerintahaan itu terbagi menjadi Kerajaan Bone, Luwu, Wajo, Soppeng, Suppa, Sawitto, Sidenreng, dan Rappang. Kedelapan kerajaan ini lalu mengembangkan budayanya masing-masing, termasuk persoalan kuliner. Jika kamu ingin tahu panganan apa saja yang berasal dari Suku Bugis Bone, simak kelanjutan artikel ini, ya!

1. Nasu Likku
Nasu likku adalah kuliner khas Bugis Bone yang paling ternama. Pasalnya, panganan berupa ayam kampung yang dibalut dengan rempah-rempah kuat ini menawarkan cita rasa istimewa sebagai lauk. Kata ‘likku’ sebetulnya Bahasa Bugis dari ‘lengkuas’. Tak ayal, pengolahan ayam kampung untuk nasu likku dibuat dengan membalurkan lengkuas juga merica dan ketumbar hingga semua bumbu meresap sempurna. Nasu likku umumnya dipadukan dengan nasi putih, buras, lontong, atau sokko tumbuk.

2. Nasu Poppo
Secara penampilan, nasu poppo tampak seperti panganan wajib Lebaran kebanyakan masyarakat Indonesia: opor ayam. Ya, panganan dari ayam ini pada dasarnya sama seperti opor ayam yang umum dikonsumsi oleh penduduk Indonesia. Perbedaan nasu poppo dan opor ayam terletak pada metode memasak serta jenis rempah-rempah yang digunakan. Nasu poppo di Bone masih dimasak dengan cara tradisional, menggunakan tungku bakar. Sedangkan rempah yang digunakan meliputi daun salam, sereh, dan campuran biji pala.

3. Lawa Bale
Lawa bale merupakan olahan masakan yang berasal dari Kabupaten Bone bagian pesisir. Sebab, panganan satu ini berbahan dasar ikan mentah segar dengan tekstur daging yang tebal. Meski terbuat dari ikan mentah, lawa bale tidaklah berbau amis. Hal ini disebabkan oleh proses perendaman daging ikan menggunakan air cuka selama 15 hingga 30 menit. Tak sedikit orang menyebut lawa bale sebagai sashimi-nya Bone. Beberapa penduduk keturunan Bugis Bone juga senang menambahkan parutan kelapa yang dibakar atau disangrai ke dalam panganan ini. Sehingga, cita rasa akhirnya menjadi unik.

4. Tumbu
Jika ketiga makanan di atas cocok dijadikan lauk nasi, maka tumbu enak dikonsumsi sebagai camilan. Dikutip dari situs Bone Terkini, tumbu merupakan panganan yang terbuat dari beras ketan dan santan kemudian dibungkus daun pisang. Nama ‘tumbu’ sendiri berasal dari cara memasak tumbu, yakni beras ketan dan santan yang ditumbuk hingga padat. Camilan ini paling dicari ketika Hari Raya Lebaran atau acara selamatan lainnya.

5. Bolu Cukke
Bolu cukke adalah kudapan manis khas Bugis Bone. Camilan ini terbuat dari olahan gula merah dan tepung beras yang dipanggang di atas cetakan dari tanah liat. Beberapa produsen bolu cukke juga menambahkan sedikit taburan gula pasir di atas panganan ini. Tak heran, camilan ini sering sekali menjadi oleh-oleh khas Makassar atau teman minum secangkir kopi di sore hari oleh masyarakat setempat.

Bagaimana? Apakah ada makanan khas Bugis Bone yang ingin kamu coba ketika bermalam di hotel di Makassar? Semoga kamu berkesempatan mencicipi salah satu atau beberapa jenis masakan di atas, ya!